Tidak. Dana yang disalurkan ke dalam program penyertaan modal bersifat holded capital, yaitu modal yang digunakan untuk membangun aset nyata — seperti restoran, peralatan dapur, lahan, dan sistem rantai pasok.
Jadi, nilai dana tidak hilang karena tetap tercatat sebagai bagian dari aset perusahaan.
Dalam skema Lembur Hiling, modal tersebut tidak ditarik keluar jangka pendek, melainkan disimpan (holded) hingga perusahaan mencapai tahap ekspansi besar atau IPO, di mana nilai aset dan kepemilikan justru berpotensi meningkat.
Dengan kata lain, ketika bisnis mengalami fluktuasi pendapatan, nilai modal tetap terjaga di dalam aset perusahaan yang produktif, bukan hilang karena konsumsi operasional semata.